"jangan pernah lupakan hari tentang kita!" itu yang hanya bisa kutuliskan..
Sekian lama ku menanti...
Hanya kemuraman yang kudapat..
Sekian lama ku mencoba memahami..
hanya sakit yang kudapat..
Hidup memang berputar balik..
Tapi tak harus berkali-kali..
Memang cinta tak harus memiliki.
Tapi setidaknya berikan kesempatan pada hati yang menjerit ini..
Memangcinta tak dapat dipaksa..
Tapi setidaknya anggaplah aku ada..
Tampilkan postingan dengan label Cerpenku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerpenku. Tampilkan semua postingan
Rabu, 18 April 2012
Jumat, 13 April 2012
Cerpen nyata Nasional Part2
Ketika hati sedang memendam rasa..
dia akan mulai bertanya - tanya "Kapan aku harus mengungkapkannya??"
Ketika hati sudah mulai yakin akan keputusannya..
Dia akan optimis ingin mendapatkannya..
Dengan begitu dia akan nekat mendekatinya dan ....
Di dalam hati berkata "Apa kau menyukaiku?"
Tetapi, ketika berhadapan dengannya langsung, perkataan itu akan berganti..
Perkataan yang terucap dari mulut, tetapi tidak sesuai dengan hati "Halo kawan."
Sungguh menyakitkan memendam rasa ini..
Tidak bisa jujur itu penderitaan yang teramat sangat..
Hati ini hanya bisa berkata dalam hati..
Kata-kata yang sangat terikat "Aku berharap, kita ini jodoh sehidup semati."
dia akan mulai bertanya - tanya "Kapan aku harus mengungkapkannya??"
Ketika hati sudah mulai yakin akan keputusannya..
Dia akan optimis ingin mendapatkannya..
Dengan begitu dia akan nekat mendekatinya dan ....
Di dalam hati berkata "Apa kau menyukaiku?"
Tetapi, ketika berhadapan dengannya langsung, perkataan itu akan berganti..
Perkataan yang terucap dari mulut, tetapi tidak sesuai dengan hati "Halo kawan."
Sungguh menyakitkan memendam rasa ini..
Tidak bisa jujur itu penderitaan yang teramat sangat..
Hati ini hanya bisa berkata dalam hati..
Kata-kata yang sangat terikat "Aku berharap, kita ini jodoh sehidup semati."
Jumat, 06 April 2012
Cerpen nyata nasional :)
Suatu hati, sedang berkata "kemanakah kamu yang dulu?" yang ditujukan ke seorang pemuda.
Hati itu selalu berkata begitu. Tetapi ketika seorang pemuda yang datang tidak teduga menjadikan kata hati itu berbeda. Kata hati itu sekarang menjadi "Pedulikah kamu sama aku??"
Tentu saja hati berkeinginan orang itu menjawab "ya, aku peduli, dan sangat peduli sama kamu. Bukannya aku menganggapmu tidak ada, bukan!! Tetapi aku belum siap menjadikanmu teman jiwaku."
Walau kata-kata itu sungguh menyakitkan, tapi hati itu sangat menginginkan kata-kata itu. dengan kata-kata itu hati akan sangat gembira, karena tidak harus membuang rasanya lagi seperti yang dilakukannya pada pemuda pertama.
#Sekian
Hati itu selalu berkata begitu. Tetapi ketika seorang pemuda yang datang tidak teduga menjadikan kata hati itu berbeda. Kata hati itu sekarang menjadi "Pedulikah kamu sama aku??"
Tentu saja hati berkeinginan orang itu menjawab "ya, aku peduli, dan sangat peduli sama kamu. Bukannya aku menganggapmu tidak ada, bukan!! Tetapi aku belum siap menjadikanmu teman jiwaku."
Walau kata-kata itu sungguh menyakitkan, tapi hati itu sangat menginginkan kata-kata itu. dengan kata-kata itu hati akan sangat gembira, karena tidak harus membuang rasanya lagi seperti yang dilakukannya pada pemuda pertama.
#Sekian
Langganan:
Postingan (Atom)